Monday, 7 December 2009

airmata hiba...

airmata aku kini terlalu murah untuk mengalir deras kebelakangan ini..mungkin dari sudut hati aku yang paling dalam ini terlalu hiba untuk aku kenangkan semua yang pernah terjadi..apa lagi yang harus aku bisa lakukan..pasrah..

tiap kali aku teringat kembali mengapa harus di persoalkan benda yang sendiri tidak pasti kenapa dan tiap kali itu hati aku menjadi hiba dan menangis tanpa di paksa.mungkin airmata kasih dan cinta aku ini untuk dia..tapi dia tak mungkin mengerti airmata kekasih yang pernah singgah dalam hidupnya itu seketika terlalu dalam memendam duka..

kenapa aku harus menjadi penipu untuk diri sendiri walhal hakikat kehidupan aku cuma ada cinta padanya selama ini.haruskah aku turut kemahuan dia yang aku sama sekali tidak mampu melakukan.walaupun dalam keadaan terpaksa aku lakukan mungkin akan merana kan hati dan perasaan aku setiap kali aku cuba..dan setiap kali itu lah airmata hiba aku mengalir..

tidak ada kemahuan tanpa kerelaan hati yang ikhlas untuk melakukan sesuatu di luar perasaan yang kita ada.